Sepeda motor…antara kebutuhan dan gaya hidup…

Seperti sudah kita ketahui bahwa angka pertumbuhan sepeda motor sudah sedemikian tingginya. Nyaris disetiap jalan dan perjalanan bahkan di ujung gang nan sempitpun tak sulit berjumpa dengan moda transportasi nan ekonomis itu….

Seiring laju pertumbuhan penduduk dan mobilitas tinggi, kebutuhan akan motor tak pelak seperti primery needed. Aktifitas kita menuntut untuk ekstra cepat dan tepat waktu, seperti berangkat ke kantor, kuliah, bahkan mengantar anak istri ke pasar ataupun tempat les. Celakanya kadang waktu tak bisa kompor mi.., disaat kita musti menghadiri acara yg sangat penting..(main karambol misalnya) kita musti antar anak sekolah atau les piano…wah ya bingung to..?

Di carilah solusi permasalahan… Beli (kredit) motor lagi… Sementara sang ayah tepat berangkat kerja.,urusan arisan istri dan les/sekolah anak juga tak terbengkalai. “Tapi…istriku tak bisa naik motor,mas?” Di ajarkan lah sang istri/anak naik motor. Singkat kata sampai bisa lah….dan turun ke jalan, walaupun berbekal skill dan attitude yg minim.

Maka tak heran kalau dijalan sering kita jumpai ibu ibu bermotor lengkap dgn kangkung dan kawan kawan di cantelan..yg bentar bentar ngerem..yang kalo nyalain sign masih nengok ke dashboard…atau anak anak yang kakinya aja belum napak tanah (hantu doong) alias jinjit balet, naik motor dengan style setrikaan..bentar kanan bentar goyang kiri…ini skill diatas rata rata…heheheheheee. Waspada..!

Graphic3biker boy

Kini perlahan motor seperti sudah tak terpisahkan dari segala kegiatan kita, bahkan seperti sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Ketika dulu satu keluarga dengan beberapa anak, cukup dengan satu motor, kini satu orang satu motor., malah bahkan dua motor. Ketika pabrikan sepeda motor terus menggelontorkan produk produk terbaru, motor yang katakanlah baru beberapa bulan kita beli kini telah berstatus lama alias ketinggalan model. Hal yang lumrah jika kita pun berniat meng-upgrade motor kita. Kalo uang kita ga berseri alias banyak, ya ga mazjalah..Yang menyedihkan adalah apabila keuangan kita pas-pasan dan hasrat memiliki motor baru sudah tak terlawan..ini yang bikin runyam.Alhasil motor lama pun kita lego, walaupun dengan konsekuensi dengan harga sangat rendah. Lha ra njur tekor to.? Memang… motor bukan untuk investasi, karena kalau dijual pasti ada penyusutan nilai…!

Bila kita tidak bijak menyikapi, ini yang menjebak kita berperilaku pola hidup konsumerisme yang seperti sudah membudaya di kalangan masyarakat. Lebih bijaksana apabila kita bisa mem-filter tentang “apa yang dibutuhkan” dan “apa yang di betahkan”.

So…syukuri apa yang kita punya sekarang…

Just my opinion….

Nb: picture’s taken from google search

Advertisements

5 responses to “Sepeda motor…antara kebutuhan dan gaya hidup…

  1. Tapi terkadang manusia sering mendahulukan ego dan keinginan dari pada kebutuhan, padahal sebuah motor hanya sebongkah besi yang tidak layak untuk kita banggakan, faktor kedewasaan serta umur juga sering menentukan hi hi curcol dah wakakakak..

  2. Pingback: 14 Alasan Mengapa Cewek Pengendara Motor Adalah Pasangan yang Patut Kamu Idam-idamkan | Avatar IT

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s