Convert fonts muncul Corel A.R.M? Ini solusinya…!

Bagi para pelaku dan pemain sinetron yang berkecimpung di dunia Grafis.,tentu tak asing lagi dengan sopwer yg atu ini.

Yaap…CorelDraw. Software yg aslinya dibandrol dolar, kini dengan mudah didapatkan hanya dengan beberapa lembaran bergambar Sultan Machmud Badarudin alias murah polll. Tentunya yg ini versi bajakan…😀. Dari versi IBF lawas ampe versi WBC terbaru…sampeyan tinggal pilih saja.

Dimana? Ya…ditoko software bajakan lah…masak di toko bangunan😀
Tapi saya tak berniat membahas bajak membajak…biarkan itu urusan pembajak dan kroninya.

Kali ini saya mau share sedikit pengalaman menggunakan sopwer ini. Sengaja saya bertahan satu C.I.N.T.A di CorelDraw versi 12.Alasanya… ya belom sempat beli bajakan yg versi anyar.😀

Okee…langsung saja (kawit mau muter muter ra nggenah)😀

Awalnya saya menjumpai tampilan ini.

Muda Grafika for WordPress 1

Saya sendiri menyebutnya pelampung. Modiyaaar tenan.! Kalo sudah muncul pelampung ini…program akan terclose secara paksa. Harus! Mau tak mau, suka ga suka…pokoke exit! Celaka tujuhbelas setan kalo project aka garapan kerja belum/lupa ter save. Iso Pecas ndahe.! 😦

Banyak faktor yg menyebabkan kemunculan sang dajjal pelampung ini. Bisa karena space Ram dibawah limit yg dianjurkan program. Bisa juga karena project garapan bersize jumbo aka besar ukuran byte nya. Wis…pokoke banyak macem penyebabnya.

Termasuk yg akan saya share ini. Convert fonts.

Lho…kok bisa? Ini hanya berlaku untuk font yg notabene secara itung-itungan terlalu banyak node. Lain itu untuk font standar, prosesi convert berjalan lancar jaya alias tak ada kendala. Sebenarnya convert font itu…ya penting ga penting. Ga penting…selama project di kompi/laptop kita terintegrasi sama printer yang dikehendaki. Penting banget…apabila garapan kerja kita print out keluar negeri aka percetakan. Ini untuk menghindari missing font di kompi yg bersangkutan. Soale bisa saja kompi yang dimaksud tak terinstall font kita. Lha…malah ciloko sampeyan. Lha kalau jarak percetakan dekat sih ga majalah…kalau jauh…ya menyesak kan dada bin bikin sesak napas.😦

Diatas adalah sample  font yang bandel untuk di convert. Lha…njur piye ki solusine.? Berdasarkan pengalaman…ada cara menjinak kan si bengal ini…

1. Convert to Bitmap

Sesuaikan size font seperti yang kita kehendaki. Pilih mode color yang Black and white dengan resolusi 300 dpi. Karena yang kita butuhkan adalah vector, maka langkah selanjutnya sampeyan kudu masuk kamar tracing dengan klik Bitmap-Trace Bitmap. Selesai.

Muda Grafika for WordPress 2Muda Grafika for WordPress 3

2. Trim (pemotongan)

Buat shape sembarang…(segitiga bermuda kek..,bintang ketjil kek..,atau kotak cokelat, pass band kek). Kemudian mulailah prosesi pemotongan font dengan shape sebagai pisaunya.

Muda Grafika for WordPress 4

Jika ritual anda benar…maka yang terjadi adalah…

Muda Grafika for WordPress 5

Selesai.

Nah..,dari kedua cara diatas monggo yang mana cepet dan enak menurut sampeyan praktekin. O,ya tips ini hanya untuk PEMULA ya! yg sedang gigih-gigihnya mendalami seni grafis. Bukan ditujukan untuk para Ahli dan Master Limbad. Karena bukan tidak mungkin saya akan mendapatkan caci maki dan keripik pedas.:mrgreen:

Mari…nikmati secangkir kopi dan “ngudud”😀

2 responses to “Convert fonts muncul Corel A.R.M? Ini solusinya…!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s