Beberapa tipe pemotor yg perlu diwaspadai…

Hai, konco sedulur brader sekalian sedunia maya. Apa kabar? Setelah sebelumnya saya beropini tentang biker hantu…kali ini saya tambahkan tentang beberapa sikap, sifat aka attitude berkendara dari sebagian pemotor di sekitar kita. Tentunya tipe yg agak agak jauh dari jangkauan peraturan dan etika berkendara. Tipe yg berpotensi rawan menimbulkan accident. Pendek kata tipe yg celakaable… yang sedapat mungkin kita kudu waspada dan hindari.
Okeee…langsung saja kita menuju ke TKP. 😀

1. Pemotor ngudud.

20130322-ridingrokok-1 asap-knalpot

Opo iki? Yakni pemotor yang merokok. Kenapa? Sampeyan tentu maklum, sudah teramat banyak polusi asap kendaraan yg masuk ke pernafasan kita. Buat yg tinggal di kota besar, misalnya Jakarta…angkot dan bajaj adalah contoh nyata. Betapa asap yg dihasilkan dari gas buang sungguh spektakuler. Ngebul pol. Lha, kalo asap rokok kan bentaran jg ilang bro? Lagian kan dikit gitu? Kontribusinya dalam meramaikan dunia perpolusian kan kecil sekali?! Memang brader…hanya saja biker perokok ini mengeluarkan juga abu rokok dan itu jelas Panas! Kalo abu rokok itu terkirim dengan tepat ke mata kita…yo wis pasti pet-petan bin kelojotan kita dibuatnya. Sekejap kita bisa lost control. Dan ini membahayakan kita dan pengendara di belakangnya. So…keep away from smoker bikers!

2. Pemotor overload.

BCzJlqxCIAIQrt3 beban-berlebih-motor-jakarta

Maksude kepiye? Pemotor sarat muatan. Pemotor dengan muatan berlebih. Mohon maaf kepada saudara kita yg mungkin karena pertimbangan ekonomis tinggi hingga mengesampingkan faktor safety dan toleransi. Ini pemotor mungkin penganut falsafah “sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui” 🙂 Bagi pemotor jenis ini…mungkin dia pede abis bisa mengendalikan si jaran wesi, tapi buat orang lain belum pasti dan ini wajib dihindari. Lha, kalo packaging nya asal jadi, asal nyangkut dan asal muat… waiya ciloko. Lha, kalo tiba- tiba njur njeblug ban e? Piye jal? Modiyaaar tenan. So…keep distance with overloaded motorcycle.

3. Pemotor seruntulan.

peduli2

Waini…! Sampeyan tentu sudah sangat paham sekali bukan?! Gaya berkendara nya zig zag. Ini pemotor bernyali tinggi, sebentar di kanan sebentar di kiri. Ngeriih! Dan ini harus diwaspadai! Biasanya…pemotor tipe begini sarat arogansi…meminta prioritas jalan dengan intervensi.! Sampeyan kudu ekstra hati hati…bila perlu melambatkan diri dan menepi. 😀

4. Pemotor Bossy

peduli1

Yakni pemotor dengan hape…kalo ga di tangan ya di kuping. Pemotor yang sok sibuk dan sok penting! The biker styles look like a BIG BOSS! Emang boss suka main hape dijalan? Bukan begitu maksudnya. Boss yg sebenarnya memang sering main hape…dalam arti intens dalam komunikasi dan negosiasi. Dan itu dilakukan hanya dalam KANTOR sembari duduk dan bersilang kaki.! Bukan di jalan umum.! Tapi pada kenyataanya ada dan makin banyak saja kita jumpai di jalanan pemotor tipe big boss ini. Celakanya…mayoritas adalah para boss muda aka alay ini. Eksekutif muda? Bukan! Tapi… kebanyakan anak-anak muda bin ABG yg notabene adalah penerus generasi. Banyak yg menyebut Alay dalam proses pencarian jati diri. Bagi alay ini…persoalan nongkrong dimana, lagi ngapain, makan bakso yuk, beb aimisyu dsb merupakan soal yg krusial…mungkin menyangkut hidup dan mati…sehingga melupakan faktor safety.! Damn! You know…lah. Tipe ini patut diwaspadai, selain yg berkendaranya pelan sekali juga pastinya kurang konsentrasi. Jiaaaaannnn…nggapleki tenan. Kalo boleh meminjam istilah blogger ternama…rasane pengin mbalang linggis! Kuapokmu kapan!!! :mrgreen:

5. Pemotor amor.

peduli

Lha, opo maneh iki? Yaitu pemotor yg berjalan pelan dengan mengambil lajur jalan paling kanan. Lha, amor? Hehehe…itu istilah saya saja.,karena biasanya yg beginian ini pelakunya yang sering tampak adalah remaja yg sedang pacaran bin kasmaran. Atau remaja galau diputus pacar. Berkendaranya? Ga usah ditanya lagi. Pelaaaan dan santaaiii cooooii…kadang sembari ngobrol atau malah ketawa cekakaan…dan berada di lajur kanan.! Lajur yg spesial hanya untuk mendahului. So pasti…yg namanya mendahului butuh kecepatan lebih. Lha, kalo tiba-tiba ketemu pemotor tipe ini…sama saja kita ketemu meja di jalan. Gabrus. :mrgreen:

6. Pemotor Pemula.

peduli3

Nah..ini! Banyak dan semakin banyak saja belakangan ini pemotor pemula. Bisa diartikan juga pemotor yg secara skill belum begitu prima mengendalikan tunggangan. Secara kasat mata kita sudah paham dan maklum dengan cara berkendaraa nya ngalor ngidul ra jelas. Pokoke…GASPOLL REMPOLL ! :mrgreen: Definisi lebih luas ini mencakup pemotor yg baru dalam tahapan pengenalan aka belajar. Bisa ibu-ibu…bapak-bapak atau anak anak. Definisi teraakhir ini yang harus kita garis bawahi dan musti ekstra waspada! Kenapa?! Ketika membicarakan anak-anak mengendarai motor…sungguh sesuatu yang dilematis. Bagi orang tua juga sesama pengendara dan pemakai jalan pada umumnya. Orang tua pasti ga tega melihat anak merengek minta belajar naik motor atau bahkan minta dibelikan motor. Disinilah PERJUANGAN orang tua diuji. Antara sayang anak versus idealisme. Celakanya mayoritas cenderung sayang anak. Sayang anak dalam arti yang sempit! Membiarkan anak-anak mengendarai motor dan berkeliaran di jalan raya. Lha…kalo kenapa napa? Jatuh…nyemplung got, misalnya…bisanya cuma nangis…dan itu wajar karena masih anak anak. Tapi kalo sudah menyangkut membahayakan orang lain?! Oh..No! Tidak! :mrgreen: Pernah denger kan, ada press conference dengan statement…”pelaku kami lepaskan karena masih dibawah umur” DAMN! Lalu dimana tanggung jawab orang tua?! So…STOP PEMBIARAN!!

Memang.. Begitulah kondisi riil di lapangan. Dengan tanpa bermaksud menjustifikasi secara personal, dan bukan berarti saya sudah sedemikian santun. Bukan berarti juga saya menggurui… Mari belajar dan bekerja sama. Sekali lagi ini cuma opini dan perdapat pribadi… murni berdasar dari pengamatan dan investigasi kecil-kecilan. Mari nikmati secangkir kopi dan “ngudud” 😀

====================================================================

image taken from google search, Pak Dhe and PeduliLantas

Advertisements

4 responses to “Beberapa tipe pemotor yg perlu diwaspadai…

  1. tambahi Bro, pemotor kampret. pemotor yg ga nyalain lampu malam hari, dia ngga pakai pelihatan tp pakai gelombang ultrasonik. :mrgreen:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s