Sensasi mudik bersama KRI Banda Aceh 593

Lama blog sederhana ini saya biarkan terbengkalai. Bukan karena hasrat ngeblog surut, tapi mendadak saya menemukan alasan ala orang penting…saya ketiban berbagai kesibukan dan urusan yang tak bisa saya hindari. hehehe… Mancing misalnya…(mancing konde) hehehe… Tapi, baiklah… Ini adalah artikel draft setelah lima bulan yang lalu, ebuset, lama nian!

Okee… Setelah sebelumnya saya berkesempatan menikmati sensasi mudik bersama KRI Banjarmasin (klik disini)…kali ini saya akan posting tentang sensasi mudik dengan kapal perang juga. Kali ini saya berkesempatan mencicipi aroma mudik gratis dengan KRI Banda Aceh. Masih dalam rangkaian acara yg digelar oleh Departemen Perhubungan, guna meminimalisir angka kecelakaan yg diakibatkan oleh pemudik sepeda motor.

KRI Banda Aceh 4KRI Banda Aceh 0

Mekanismenya adalah kapal akan langsung mengangkut para pemudik dan sepeda motor berikut barang bawaan nya. Seperti yang sudah sudah, syarat mudik kapal ini cukup sederhana kok. Sampeyan tinggal sediakan motor standart, KTP, STNK dan SIM. O,ya bagi yang membawa serta anak dan istri, sampeyan musti sediakan Kartu Keluarga lho. Ini penting, agar anak istri tetap tercatat dalam manifestasi penumpang KRI. Seluruh berkas tadi dalam bentuk fotokopi dan sila melakukan pendaftaran di Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok. Setelah semua persyaratan lengkap dan di accept, sampeyan akan menerima selembar kertas bukti registrasi. Simpan dan tunjuk kan pada waktu masuk ke kapal. Dan semua proses pendaftaran tadi tidak dipungut biaya alias gratis!!! Bukan saya, kalo ga tau yang gretongan begini boo… 😀

KRI Banda Aceh 1KRI Banda Aceh 3

Tibalah saatnya saya dalam antrian memasuki KRI Banda Aceh ini. Saya sempat dibuatnya kecele…karena saya pikir, saya akan melalui prosedur yang agak lama seperti kala memasuki KRI Banjarmasin. Kali ini proses sinkronisasi identitas lumayan lancar jaya. Pemudik cukup tunjuk kan kartu registrasi dan selanjutnya akan diberikan kupon. Bukan kupon berhadiah lho…tapi kupon pengambilan jatah makan sahur dan berbuka. Lancarnya proses registrasi ulang ini…agaknya mungkin panitia berkesimpulan memangkas waktu dan tenaga, jika berkaca dari pengalaman yg sudah sudah.

Baiklah…tiba saat saya masuk KRI Banda Aceh. Masih dengan kekaguman yg nyaris tak terbantahkan. KRI Banda Aceh ini sama plek dengan KRI Banjarmasin. Sama sama jenis LPD (Landing Platform Dock). Lay out atau tata ruangan nya sama persis. Jadi saya spt mengulang pengalaman yg lewat…hehehe
Sekali lagi…saya sempat dibuat kecele. Ternyata peminat mudik KRI ini lumayan banyak. Hampir memenuhi kuota yang ditentukan. Bahkan…dalam edisi mudik 2013 ini, Departemen Perhubungan mengerahkan 2 kapal. Satu KRI Banda Aceh dan satu lagi kapal pelni Dobonsolo. Saking antusiasnya para pemudik…kedua kapal ini melakukan perjalanan sebanyak 2 trip alias 2 kali perjalanan pulang pergi. Jiaaan mantab jaya… 😀 Dan bagi sebagian pemudik termasuk saya ini…saya tak begitu peduli dan berpusing ria…tentang berapa banyak anggaran Negara untuk mengadakan event semacam ini. Bagi saya…Negara memang harus menyediakan sarana dan prasarana mudik yang memadai…kalo perlu gratis. Hehehe…maksa banget yak?

KRI Banda AcehKRI Banda Aceh 2

Nah, berhubung saya membawa serta asisten pribadi alias istri dan anak yang so pasti imut…istri dan anak saya pun mendapatkan fasilitas layanan kamar. Kamar yang serba ngepas. Pas muat untuk seorang badan saja..hehehe. Ya…karena sejatinya kamar ini diperuntuk kan untuk para prajurit kapal.
Antusiasme pemudik kapal ini lumayan dahsyat lho… Jika di edisi perdana dengan KRI Banjarmasin peminat mudik mungkin tak lebih dari separuh dari yang saya ikuti sekarang ini. Alhasil…para pemudik diarahkan agar menuju ke helipad. Jiaaan…tumpuk paruk…mudik tenan bro… 😀
Juga dalam hal pembagian jatah makan sahur dan berbuka…jika sewaktu di KRI Banjarmasin di ruang dapur, maka kali ini diadakan di helipad. Pendeknya helipad ini tempat berkonsentrasinya massa eh,pemudik. 😀
Hanya saja…dalam hal pelaksanaan sholat Tarawih bergeser posisi, dari helipad ke tank deck…

KRI Banda Aceh 5

Itulah sekelumit kesan berkesan saya mudik dengan KRI Banda Aceh…
Anda berminat mudik gratis dengan KRI Banda Aceh? Tunggu di edisi Lebaran tahun depan. 😀

Dan sekali lagi…

Saya bangga dengan TNI-AL
Jalesveva Jayamahe.

Advertisements

3 responses to “Sensasi mudik bersama KRI Banda Aceh 593

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s