Fajar Utama Semarang…Kini Tak Seperti Dulu.

Fajar_Utama_Semarang

Fajar Utama Semarang. Ini adalah nama kereta api kelas Bisnis reguler Jurusan Jakarta – Semarang. Kereta api yang sudah sekian lama jadi prioritas teratas saya jika pulang pergi ke Jakarta. Bisa dikatakan saya adalah pelanggan setia…alias member tetap. 😀

Dan bersamaan dengan musim arus balik lebaran 2013…inilah kali pertama setelah sekian lama saya tak merasakan sensasi suara gesekan rel dengan roda kereta di atas bangku Fajar Utama ini. Dan begitu saat kaki menginjak bordes kereta api …mendadak saya dibuat melongo dan terkesima. Untuk ukuran status sosial yang rendah seperti saya mungkin ketersimaan saya mendekati takjub. Apa pasal? Banyak hal yang membuat saya harus angkat kaki topi alias salut untuk kinerja manajemen Kereta Api Indonesia. Pembenahan positif ke arah kenyamanan penumpang tentunya.

Apa saja diantaranya? Mari kita simak…apa saja hasil move on ala KAI ini. 😀

1. Fasilitas catu daya

Fajar Utama SMT 1

Agaknya KAI paham betul bahwasanya di era digital seperti sekarang ini, komunikasi gombal eh, global lintas daerah bahkan lintas negara sudah sangat begitu intens. Bahwa connecting people cukup dilakukan by phone atau gadget dalam genggaman. Dan…demi kelangsungan hidup perkomunikasian, antisipasi yang ngepas dan klik yakni sumber daya charge baterai. Wis pokoke…hape low batt tinggal colok. Dan…saya malah berangan-angan lebih tinggi lagi…,bukan tidak mungkin kelak di kemudian hari, akan tersedia Wifi gratis yang bisa diakses. Bisa jadi. Bisa. Semoga 😀

2. Air Conditioner (AC)

Fajar Utama SMT 3

Waini…awalnya sudah lama saya berangan angan kapan Fajar Utama ini berAC. Kini…sampeyan tak perlu kipas kipas pake koran lagi. AC sudah terpasang manis di kereta ini. Adem.

3. No Smoking

Fajar Utama SMT 2

Merokok alias ngudud di kereta ini termasuk perbuatan haram melanggar konstitusi kenyamanan. 😀 Tak kan kita jumpai penumpang yang klepas klepus curi-curi ngudud walau di bordes gandengan sekalipun. Tak sejengkal ruang tersisa untuk toleransi merokok. Pendeknya tak ada tempat membakar lintingan tembakau. Buat perokok yg merasa asem, kecut sila ngemut asbak. 😀

4. Kantong Plastik

Kelihatannya sepele, tetapi sungguh sangat bermanfaat. Lihat lah, betapa kita ga perlu bersusah payah mengumpulkan bekas dari sisa bungkus makanan, atau pun sampah sederhana. Atau bagi sampeyan yang hobi mabok dan pengin (maaf) muntah…tinggal whueeek sooor. :mrgreen: Beres. Tinggal plung. 😀 Dan kalo udah ready kantong kresek seperti ini…akibatnya tentu kebersihan kereta tetap akan terjaga, dan kalo bersih kan perjalanan terasa nyaman. Ya gak?

5. Steril dari pedagang asongan.

Sebenarnya ini PR lumayan lama bisa terselesaikan. Tapi emang kerja keras manajemen KAI perlu dikasih acungan jempol dobel. Alhasil sekarang kita tidak akan menjumpai para asongan hilir mudik saat kereta singgah di stasiun. Emang kadang bikin keki sih. Lha, bayangin aja…saat kereta berhenti untuk naik turun penumpang, para asongan ini dengan semangat tempur tinggi, meneriak kan dagangan mereka. Yang aus…yg aus…akua mijon prutang dsb. Pening bro..!!! Tapi kadang kangen juga saya ama sego pecel para asongan ini… 😀

6. Toilet bersih.

Fajar Utama SMT 4 Fajar Utama SMT 5

Ini salah satu emergency assintance. Menilik nama, jelas sesekali aja dipergunakan. Tapi biarpun begitu…kebersihan tetap menjadi prioritas. Ga enak juga kan, pakai fasilitas yg dalam kondisi acak adut alias berantakan. Kini, toilet pun tak luput dari reformasi KAI. Sekarang jadi agak bersih dan minim masalah. Kaga ada tuh, air yg mati, kran macet dsb. Wangi pulak! O,ya sampeyan tentu paham maksud dari KAI menempelkan stiker “pergunakan hanya sewaktu kereta berjalan”. 😀

Itulah mungkin beberapa hal tentang reformasi aka perubahan ala KAI. Tentunya kita sebagai pengguna moda jugijagijugjugijagijug ini wajib ikut serta berpartisipasi demi terwujudnya kenyamanan bersama. Misal, membuang sampah pada tempatnya, atau tidak merokok selama perjalanan.

KAI

So…ingin mudik? KAI selalu siaaap melayani.

Maju terus KAI…kumandangkan semboyan 35

Advertisements

4 responses to “Fajar Utama Semarang…Kini Tak Seperti Dulu.

    • Jika maksud sampeyan Tawang Jaya yang ga pake AC tarifnya emang segitu. 😀 tapi itu dulu… Sekarang sejak 2012 Tawang Jaya pun sudah bertransformasi jadi Tawang Jaya AC dengan tarif 2x lipatnya. *suwun*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s