Geliat Bengkel Malam…Potensi Tersembunyi Yang Belum Sepenuhnya Tergali.

Malam beranjak pelan. Belum begitu larut, ketika saya dalam perjalanan menuju pulang, selepas menghadiri acara hajatan teman. Hmmm…riding malam yang sejuk menyegarkan pori-pori kulit. Maklum hujan baru saja reda, setelah hampir separoh senja mengguyur aspal jalanan, meninggalkan beberapa genangan air di sebagian titik badan jalan. Saya teringat bahwa masih ada keperluan dengan seorang teman. Dan dia menanti kedatangan saya. Pffftt…ย dengan trek jalan basah seperti itu, nyaris mustahil saya memacu kuda besi mendekati limiter. Bahaya tenan bro… :mrgreen: selain karena jalanan licin, juga belakangan ini nyali saya tak sepanas dulu. Tergerus oleh wajah-wajah jenaka yang selalu menunggu kedatangan saya dirumah. Terkikis oleh bayangan kelam hasil imajinasi, andaikata saya gagal mengendalikan kuda besi. Bara nyali yang perlahan padam dengan sendirinya. :mrgreen:

———————————————

Menginjak separoh perjalanan, mendadak…makpet. Lampu utama motor padam. Switch di tuas setang kiri motor mengabarkan bahwa lampu jauh dan lampu dekat sama sama tak berfungsi. Ciloko tenan. Sangat beresiko jika saya tetap melaju. Saya menepi dan berhenti, sekedar memeriksa sang pelita, dan jika memungkinkan saya akan tangani dengan part tercadangkan. Sekering, busi, lampu, dan kabel kopling adalah part wajib yang selalu stand by di bagasi motor saya. Dalam terangnya lampu jalan dibantu centerlight handphone, saya mendapati sang bohlam dalam keadaan sehat wal afiat. Tidak ada bercak hitam, indikasi senar bohlam putus. Waaah…problem berat. :mrgreen:

Dalam keremangan lampu jalan yang kadang sinarnya terhalang rimbun nya pohon, saya menjalankan motor dengan lampu sein kiri menyala sebagai warning lamp, sambil berharap mendapatkan bengkel yang masih buka. Pelan dan mengambil lajur paling kiri. Menepi. Jiaan rasane ora kepenak tenan… ๐Ÿ˜€ Satu, dua kilometer terlewati, tak satupun klinik khusus motor yang masih kejar target. Tutup kabeh. Tiba-tiba saya teringat, sebuah bengkel jauh diujung jalan, selepas traffic light. Bengkel yang secara reguler saya lewati tiap hari. Bengkel yang sepanjang pengamatan saya masih beroperasi hingga larut. Secercah harapan pun timbul.

Dan…sampailah saya di ujung pengharapan itu. Alhamdullilah… ๐Ÿ˜€ย tepat seperti dugaan saya, bengkel itu masih on time. Masih buka. Nampak beberapa antrian motor yang perlu penanganan mekanik. Tak ragu saya pun memarkirkan motor bersama para pengantri itu. Bergegas saya mendatangi mekanik dan menyampaikan keluhan saya. Dengan gaya manggut-manggut yang khas, sang mekanik pun berucap “Iya bang, tunggu bentar ya, masih 2 motor lagi nih” Antara kecut dan lega saya pun duduk dikursi panjang yang sudah disediakan. Agar masa tunggu itu tidak menjemukan, saya sengaja pesan secangkir kopi di warung sebelah. Waaah…sudahlah suasana adem sehabis hujan…menyeruput kopi sungguh perbuatan yang terpuji buat tubuh…jian sedap tenan. ๐Ÿ˜€

IMG-20140217-00640 IMG-20140217-00641 IMG-20140217-00642

——————————————

Dalam saya menunggu, dalam pula pikiran ini mengembara. Bengkel malam. Bengkel dengan jam operasional anti mainstream. Menjaring para pemotor yang tunggangan nya mendadak bermasalah dan butuh urgensi perbaikan. Bukan tidak mungkin bengkel malam ini apabila serius tergali, berpotensi sebagai celah bisnis yang menggiurkan. Tentunya berbekal survey dan data lapangan serta rasio balancing untung rugi. Kalo perlu, support dengan “cafe rakyat” dengan mie instant dan kopi sebagai menu utama. Jadilah “kafe biker plus”. Sembari menunggu motor dalam penanganan mekanik, pemotor bisa menyeruput kopi. Wuih…jiaaaan top markotop joss gandosh… ๐Ÿ˜€

——————————————–

IMG-20140217-00643

 

“Bang, chop lampunya gosong nih!” Saya tersentak. Ucapan mekanik barusan membuyarkan lamunan. Saran pergantian part pun saya iyakan. Dan tanpa menunggu lama, motor saya pun kembali sehat wal afiat. ๐Ÿ˜€
Setelah melunasi ongkos pembayaran dan memberikan sedikit tip kepada mekanik, saya pun berlalu.

——————————————–

Hmmm…bengkel malam.

Advertisements

5 responses to “Geliat Bengkel Malam…Potensi Tersembunyi Yang Belum Sepenuhnya Tergali.

  1. Pingback: Bengkel Pikiran - Marketplace Produk Digital Indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s