SPBU Self Service…Modernisasi Pelayanan

Ini pom bensin anti mainstream, dengan pelayanan yang beda dari SPBU kebanyakan. Awalnya gue bingung bercampur penasaran. Dan SPBU self service ini tidak juga berhasil menaikkan kadar kecerdasan gue. Kenyataannya memang begitu benar adanya. ๐Ÿ˜€ Gue masihlah jadi manusia super udik, culun dan gagal tanggap.

Ini kali pertama gue ketemu SPBU self service. Pengalaman pertama memang memorable dan selalu menegangkan…mungkin sama menegangkan dengan pengalaman pertama di malam pertama. :mrgreen: Tapi, atas nama ketidakmengertian, tentu hal ini masih bisa dimaklumi.

Sakjane…SPBU Self Service itu apaan sih?

Jadi begini bro…Menilik dari namanya, jenis SPBU ini tidak menggunakan jasa petugas pom bensin. Artinya kita sendiri yang turun tangan menuangkan BBM ke tangki motor kita…seperti yang biasa kita lihat pada film-film Hollywood. Hmmm…sepertinya mantaap kan?!

Bagaimana sih mekanisme nya?

1. Dalam antrian, pertama kali kita akan berhadapan dengan kasir. Disini kita menentukan nominal liter atau rupiah yang akan kita beli. Selanjutnya kita akan mendapatkan struk tanda pembelian BBM dari kasir.

muda grafika for wordpress 3

2. Dispenser akan bekerja jika terlebih dulu kita menscan barcode struk pada mesin. Disini kita akan dibimbing oleh suara ramah nan merdu dari operator secara otomatis. Berhasil atau tidaknya kita menscan…operator otomatis ini akan memberitahu kita.

muda grafika for wordpress 1

3. Setelah scan barcode kita terconfirm succesfully, selanjutnya kita tinggal menuangkan BBM lewat nozzle. Nah, disini perlu ketenangan. Kenapa? Dorongan BBM via nozzle ini (bagi yang pertama kali megang) cukup mengagetkan. Seperti pengalaman gue…begitu gue tekan tuas open pada nozle…tiba-tiba maksoooor, BBM meluncur deras hampir muncrat. :mrgreen: Jiaaaan ndeso tenan. :mrgreen:

muda grafika for wordpress 4 muda grafika for wordpress 2

Hmmm…gimana? Seharusnya keren, kan?! Namun, dari yang gue amati…rata-rata pengguna self service ini agak-agak gagap. Termasuk gue. ๐Ÿ˜€ Butuh waktu dua atau tiga kali lipat dibandingkan dengan pelayanan dari petugas biasanya. Kita musti turun dari jok motor, scan barcode, menuangkan BBM. Lama coooyy… alhasil antrian di SPBU makin mengular. Dan diperlukan sosialisasi sebelumnya, agar tidak timbul gagap dan gugup. Malah gue liat ada yang mungkin saking gugupnya atau karena memang tidak tahu, menaruh nozle kurang sempurna dan jatuh menjuntai. :mrgreen:

SPBU self service mungkin kurang cocok jika diaplikasikan pada lokasi padat kendaraan terutama pada jam-jam sibuk. Kalo untuk di sekitaran komplek atau perumahan masih bolehlah. ๐Ÿ˜€ secara kemungkinan antrian panjang sangatlah kecil.

Tapi (untungnya), prosentase SPBU Self Service di Jakarta ini terhitung kecil. Mungkin hanya beberapa gelintir saja. Salah satunya ya di bilangan Kapuk Raya ini. Hadir sebagai pembeda dari SPBU kebanyakan yang masih bersistem konvensional. Atau (ini hanya dugaan liar dan ngawur gue) mungkin juga sebagai jawaban Pertamina atas kritik kecurangan petugas SPBU yang (katanya) memainkan nozle. Seakan Pertamina hendak bilang, “Ya sudah, pencet sendiri nozle BBM anda” ๐Ÿ˜€

Jika suatu saat nanti semua SPBU memakai sistem self service, maka “Dimulai dari nol” akan tinggal kenangan. ๐Ÿ˜€ Slogan senyum, sapa dan salam akan menguap dari peredaran, seiring menguapnya pertamax. ๐Ÿ˜€

Terutama yang hobi modusin mbak-mbak petugas SPBU, sistem ini jelas mempersempit ruang gerak. ๐Ÿ˜€ Pertanyaan iseng… “Mbak, kenapa musti dari nol? Anak-anak aja kan kalo berhitung mulai dari satu.” akan tidak terdengar lagi. Rasakno ๐Ÿ˜€

So…SPBU self service, kira-kira cocok ga bro?

Advertisements

One response to “SPBU Self Service…Modernisasi Pelayanan

  1. Pingback: Mengatasi Fuel Meter Motor yang Ngadat | Muda Grafika

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s