It’s not a modification…it’s a SERIOUS personality problem! Why…we are so serious?

rem gila1 rem gila

Berawal dari ketika saya akan keluar dari sebuah toko nirlaba, tebaran sudut mata memandang sebuah penampakan tak lazim. Wheladhalaaaah….!!! Saya hanya bisa geleng geleng dan hampir tak bisa dipercaya dengan penampakan diatas. Asli gendheng tenan. Awalnya saya sempat tertawa terpingkal pingkal..,jiaaan ngakak brutal hampir pingsan. Dalam hati…ini yang punya asli bernyali setan gentayangan. Nyawanya bagaikan berlapis lapis dan bisa di isi ulang…cukup colok alias di charge saja. :D Sebenarnya biasa saja dan tidak menjadi masalah apabila penampakan diatas berada di sebuah bengkel atawa rumah sakit khusus motor. Dan bisa saja kita berasumsi…ooo part nya belum dipasang…ooo part nya masih indent…dan beberapa kemungkinan yang bersifat teknis lain nya.

Tapi…menjadi masalah serius jika itu sudah kelayapan di jalanan umum. Wiiihh…bahaja men! Dan ini sudah menyangkut tentang perilaku, tentang attitude dan tentang keselamatan…untuk diri sendiri dan juga menyangkut orang lain. Lihatlah…motor sepertinya sudah sempat mengaspal di jalanan, terbukti dengan bekas cipratan air dan debu jalanan yang belum terhapus steam. Kalo boleh dikategorikan, ini termasuk dalam kondisi motor tidak layak jalan, dan ini jelas berpotensi menimbulkan “rusuh” di jalan. Akan ada rentetan peristiwa yg tidak kita inginkan dari sebab buruknya perilaku pengendara dan tidak maksimalnya fungsi dari properti kendaraan. Sound klakson yang tidak bunyi, lampu sein yang tidak nyala adalah contoh sebagian kecil dari properti kendaraan yang seharusnya berfungsi sempurna. Apalagi yang beginian…tanpa REM! Membayangkan saja…seandainya kita mengendarai motor tanpa rem belakang rasanya gimana? Kalau saja jelas menolak! Ogah! Ngeriiih…!!! Lebih baik saya cari alternatif tumpangan lain atau menunda urusan, daripada harus menyemplak motor tanpa rem. Wiis…pokoke lebay pol. :D ben wae. :) Lha nek mung benjut dhewe…mungkin (mungkin lho ya) masih agak ringan. Tapi kalo mbenjuti aka mencelakakan orang lain…dari sebab kebodohan dan kecerobohan kita….itu celaka diatas celaka.

So…

 Motor standard pabrikan itu memang terlalu mainstream…tapi ini bukan modifikasi!

Mari…nikmati secangkir kopi dan “ngudud” :D

Untuk kita renungkan…

mudagrafika for wordpress anak negeri

Seandainyakita sempat di beri peluang oleh Allah…dikasih biaya untuk keliling dunia. Menyusuri benua-benua, pulau-pulau, lautan dan semua dataran maupun gunung diseluruh permukaan bumi ini. Tapi  paling tidak kalau di suatu hari kita bertemu dengan saudara-saudara kita sesama manusia yang berasal dari daerah daerah yang bermacam-macam.

Tanyakan kepadanya…Apakah di negerinya ada tanah sesubur tanah negeri kita? Apakah ada bumi yang bagaikan ibu hamil yang subur sebagaimana bumi nusantara kita? Tanyakan kepada mereka…Apakah ada matahari yang sesumringah matahari republik indonesia? Tanyakan kepada mereka…Apakah ada rerumputan yang riang gembira sebagaimana  rerumputan di padang padang kita? Tanyakan kepada mereka…Tentang kembang kembang, bunga-bunga, pepohonan angin dan apa saja apakah ada yang seindah indonesia? Apakah ada yang sesubur Indonesia? Apakah ada yang se-dahsyat Indonesia dalam memantulkan Rahmat dan Barakah Allah SAW?. Betapa cintanya Allah kepada kita. Betapa sayangnya Allah kepada bangsa kita. Betapa beruntungnya kita dilahirkan di bumi Indonesia ini.

Jadi kenapa sampai krisis seperti ini? Kenapa sampai kacau begini negeri kita? Kenapa kita berebut makanan, berebut kekuasaan berebut apa saja, seolah-olah kita adalah bangsa yang sangat miskin? Padahal kita adalah bangsa yang sangat kaya raya. Atau mungkin kita menjadi sangat malas karena  sudah tersedia apapun saja di negeri ini? Dan tiba-tiba kita menjumpai diri kita bertengkar satu sama lain. Bahkan berbunuhan satu sama lain, memusnahkan satu sama lain, menidak kan satu sama lain, membenci satu sama lain.

Kenapa? Apa yang salah dengan sistem budaya kita? Apa yang salah dengan sistem akal fikiran kita?  Apa yang salah dengan sistem politik kita,demokrasi kita dan lain sebagainya? Apa yang salah? Apakah kita bersedia untuk melihat bahwa memang ada kesalahan-kesalahan yang sedang kita lakukan? Saya yakin… sebagaimana suburnya tanah dan tanam tanaman di negeri ini, Allah juga memberi rahmat kepada kita berupa kesuburan-kesuburan, kecerdasan di akal kita dan kesuburan cinta di dalam hati kita.

Akan tetapi masalahnya kita bukan tidak punya ilmu untuk menyelesaikan masalah. Kita bukan tidak punya metode untuk mengurangi bentrokan bentrokan. Kita bukan tidak punya solusi untuk mengahkiri kerusuhan-kerusuhan dan pembunuhan-pembunuhan. Akan tetapi masalahnya adalah…. kita mau atau tidak. Kita bersedia atau tidak …untuk mengubah diri kita agar supaya tidak terus menerus diatas udara negeri ini terlantunkan (secara batiniah) tembang tembang kematian…kematian…kematian.

Biker Hantu…

Ghost_rider

Waaahhh…opo kuwi..? Biker hantu..? Serem amat ya?!Sebenarnya apa dan siapa sih, biker hantu itu? Mari kita tangkap…ini murni menurut versi saya lho ya…berdasarkan pengamatan dan pengalaman. Dan tidak bermaksud menjustifikasi secara personal.

Menilik dari nama, sifat dan tabiat… hantu ini kedatangan nya seenaknya saja…tidak terduga dan cenderung misterius. Suka akan kegelapan dan marah kalau dibacakan ayat ayat suci. :D

Nah, dalam hal permotoran…biker yang gimana sih yang termasuk kategori biker hantu itu…?

1. Tidak menyalakan lampu utama malam hari.

Tersamar keberadaanya…tak sempurna indera penglihatan menangkapnya.Kontradiktif dari dua sisi yang berbeda. Bagi hantu…jelas dia yang mengendalikan situasi…karena dia mengetahui keberadaan kita. Akan tetapi bagi biker (berlampu) dari arah yg berlawanan…hal ini bisa mengurangi zona aman dan beresiko celaka. Resiko lebih tinggi…jika titik pertemuan berada di tikungan. Disaat konsentrasi kita tertuju untuk rebahan aka kornering…lha kalau tiba-tiba makbedunduk…nongol hantu ini…buyar sudah dan pasti gelagapan dibuatnya. Ini jelas bahaya.! Tentunya kita kalo boleh berharap…adalah menyaksikan bila hantu ketemu hantu… :D mak gabrus…! Wis bar…!  :mrgreen:

biker setan

2. Selonong boy…

Baik saat masuk jalur utama maupun ketika akan berbelok kanan atau kiri…dengan tidak memberikan isyarat…baik isyarat dengan lampu sign atau isyarat tangan. Kebayang ga sih…saat kita riding tiba-tiba… mak kluwer…hantu menggunting riding line kita. Yang membuat kita kadang meradang adalah saat kita berusaha menetralisir keadaan…sang hantu malah cuek seakan tidak ada kejadian. Asli jiaan kepengin mbalang boto tenan! :mrgreen:

sikaaat

Juga termasuk adalah biker penyerobot traffic light aka lampu merah! Ketika traffic light sedang menyala hijau pun bukan jaminan kita bisa melenggang dengan aman. Malahan kita musti ekstra waspada mengantisipasi kemunculan si hantu.Ini adalah sifat dari hantu yang kedatanganya seenake udele dhewe.  :mrgreen:

3. Lawan arah.

motor-lawan-arus-300x250

Saya pernah mengalami terjebak kemacetan ruaaar biasa….Apalagi saat itu cuaca benar benar seperti hendak mendidihkan isi kepala.. Jiaaan puanaass pooll.! Wedyiiaan tenan…Jalur sepanjang +- 5km yang biasanya dalam arus normal cukup ditempuh 5-10 menit..sukses dilewati dalam 1jam saja..! :mrgreen:

Damn!!! Lha opo tumon?!

Penyebabnya adalah terjajahnya jalur oleh Pemotor lawan arah! Kebanyakan beralasan…u turn alias puter baliknya kejauhan lah…telat ngantor lah…istri melahirkan lah dan bla bla… :mrgreen: Tapi menurut saya sebenarnya cuma satu alasan yang masuk akal yakni MALAS! Termasuk dalam kategori ini adalah biker yang menggilas trotoar dan jembatan penyeberangan.

jpo

Please deh…kalaupun kita terjebak di kemacetan…ya nikmati saja. Toh pada saatnya kita nyampai tujuan juga. Jangan sampai karena ulah sembrono kita malah merugikan dan menyengsarakan orang lain. Tentunya kita masih ingat tentang trotoarian yang begitu gigih membela hak bagi para pejalan kaki kan? Mungkin itu adalah akumulasi kegeraman atas perilaku sebagian dari kita yang kumaha aing mah tanpa sedikitpun ada perasaan bersalah. :mrgreen:

Itulah mungkin beberapa ciri dan tanda dari biker hantu. Sila bagi yang berniat menambahkan.

Lha njur piye ki…solusinya?

 Saya teringat dengan penggalan kalimat dari Gus Mus

gusmus

Setiap kali kita membicarakan perbaikan keadaan, selalu akhirnya ditanyakan “Darimana kita harus memulai perbaikan ini”? Dan saya selalu menjawab, “Ya, dari diri kita sendiri!”

So…motor kita sudah sangat keren…fisik kita sebagai manusia ciptaan Tuhan sungguh teramat sempurna. Adalah sikap dan tindakan terpuji diri sendiri yang melengkapi agar menjadi kan berharga. Lupakan ego sesaat. Ingatlah…semuanya ada porsinya sendiri sendiri. Biker tetap menapak kan ban motornya di jalurnya…jg pejalan kaki sudah ada tempatnya sendiri. Jangan saling mengintimidasi. Tenggang rasa dan tetap hormat menghormati. Toh…ga ada ruginya bila kita tetap menjunjung tinggi moralitas berkendara.

Motor okee…safety gear okee…ditambah attitude okee…ini baru mantaaaaaafff..!

Pun demikian dengan pejalan kaki. Menyeberanglah di tempat yang seharusnya. Kalaupun harus memotong arus lalulintas…usahakan tetap fokus ke jalan. Beberapa biker mengeluhkan sikap beberapa penyeberang jalan yang kadang cenderung sembrono. Main HP…lelet…dsb…termasuk menerobos pagar pembatas.

JPO 1

JPO 2

JPO yang dibangun dengan uang pajak yg notabene kita jg yg bayar..terlalu tragis jika tidak kita manfaatkan sesuai peruntukan nya. Kita memang hidup di jaman sekarang yang menuntut segalanya berjalan serba cepat. Tapi seenggaknya aturan dan kaidah tetap harus kita taati. BERSAMA.

Mari berhenti melemparkan tanggung jawab dan mengkambing hitamkan masalah. Kalau kita bisa mensinergikan persepsi dan pandangan…tenaga dan fikiran ekstra keras…bukan tidak mungkin segala karut marut itu perlahan akan berganti keindahan. Semoga…kita sudah teramat lelah berhadapan dengan kesemrawutan yang notabene kita bikin sendiri.

Mari nikmati secangkir kopi dan “ngudud”. :D

Convert fonts muncul Corel A.R.M? Ini solusinya…!

Bagi para pelaku dan pemain sinetron yang berkecimpung di dunia Grafis.,tentu tak asing lagi dengan sopwer yg atu ini.

Yaap…CorelDraw. Software yg aslinya dibandrol dolar, kini dengan mudah didapatkan hanya dengan beberapa lembaran bergambar Sultan Machmud Badarudin alias murah polll. Tentunya yg ini versi bajakan… :D . Dari versi IBF lawas ampe versi WBC terbaru…sampeyan tinggal pilih saja.

Dimana? Ya…ditoko software bajakan lah…masak di toko bangunan :D
Tapi saya tak berniat membahas bajak membajak…biarkan itu urusan pembajak dan kroninya.

Kali ini saya mau share sedikit pengalaman menggunakan sopwer ini. Sengaja saya bertahan satu C.I.N.T.A di CorelDraw versi 12.Alasanya… ya belom sempat beli bajakan yg versi anyar. :D

Okee…langsung saja (kawit mau muter muter ra nggenah) :D

Awalnya saya menjumpai tampilan ini.

Muda Grafika for WordPress 1

Saya sendiri menyebutnya pelampung. Modiyaaar tenan.! Kalo sudah muncul pelampung ini…program akan terclose secara paksa. Harus! Mau tak mau, suka ga suka…pokoke exit! Celaka tujuhbelas setan kalo project aka garapan kerja belum/lupa ter save. Iso Pecas ndahe.!  :(

Banyak faktor yg menyebabkan kemunculan sang dajjal pelampung ini. Bisa karena space Ram dibawah limit yg dianjurkan program. Bisa juga karena project garapan bersize jumbo aka besar ukuran byte nya. Wis…pokoke banyak macem penyebabnya.

Termasuk yg akan saya share ini. Convert fonts.

Lho…kok bisa? Ini hanya berlaku untuk font yg notabene secara itung-itungan terlalu banyak node. Lain itu untuk font standar, prosesi convert berjalan lancar jaya alias tak ada kendala. Sebenarnya convert font itu…ya penting ga penting. Ga penting…selama project di kompi/laptop kita terintegrasi sama printer yang dikehendaki. Penting banget…apabila garapan kerja kita print out keluar negeri aka percetakan. Ini untuk menghindari missing font di kompi yg bersangkutan. Soale bisa saja kompi yang dimaksud tak terinstall font kita. Lha…malah ciloko sampeyan. Lha kalau jarak percetakan dekat sih ga majalah…kalau jauh…ya menyesak kan dada bin bikin sesak napas. :(

Diatas adalah sample  font yang bandel untuk di convert. Lha…njur piye ki solusine.? Berdasarkan pengalaman…ada cara menjinak kan si bengal ini…

1. Convert to Bitmap

Sesuaikan size font seperti yang kita kehendaki. Pilih mode color yang Black and white dengan resolusi 300 dpi. Karena yang kita butuhkan adalah vector, maka langkah selanjutnya sampeyan kudu masuk kamar tracing dengan klik Bitmap-Trace Bitmap. Selesai.

Muda Grafika for WordPress 2Muda Grafika for WordPress 3

2. Trim (pemotongan)

Buat shape sembarang…(segitiga bermuda kek..,bintang ketjil kek..,atau kotak cokelat, pass band kek). Kemudian mulailah prosesi pemotongan font dengan shape sebagai pisaunya.

Muda Grafika for WordPress 4

Jika ritual anda benar…maka yang terjadi adalah…

Muda Grafika for WordPress 5

Selesai.

Nah..,dari kedua cara diatas monggo yang mana cepet dan enak menurut sampeyan praktekin. O,ya tips ini hanya untuk PEMULA ya! yg sedang gigih-gigihnya mendalami seni grafis. Bukan ditujukan untuk para Ahli dan Master Limbad. Karena bukan tidak mungkin saya akan mendapatkan caci maki dan keripik pedas. :mrgreen:

Mari…nikmati secangkir kopi dan “ngudud” :D

Polisi (lantas) juga manusia…

Polisi…
Membicarakan sosok aparatur negara yang satu ini seakan tak ada habisnya. Salah satu alat kelengkapan negara yang diharapkan jadi penegak hukum dan undang-undang…yang di proyeksikan sebagai pengayom…pelindung warga negara.

Karena tugas dan kewajiban yang langsung bersinggungan dengan masyarakat…tak heran jika tentu banyak pro kontra tentang kinerja nya. Ada yang menilai cukup puas…biasa saja bahkan ada juga yang menstempel buruk. Malahan…baru-baru ini sedang ramai diperbincangkan tentang oknum polisi yg “bersahabat” dengan pelanggar dari mancanegara. You know lah… :D

Celakanya…terlalu mengental paradigma buruk yang berkembang di masyarakat. Malahan…pernah saya dengar anekdot…Polisi jujur itu cuma 3…

Hoegeng Imam Santoso

Hoegeng Imam Santoso

Bapak Hoegeng

pol-tidur

Polisi tidur…

patung polisi

dan patung polisi.

Haduuuuuhhh… Saya berharap ini cuma kelakar belaka. Karena tentu harus ada parameter yang jelas mengenai raport sang penegak hukum ini.

Tapi baiklah…terlepas dari terpaan miring tentang polisi…saya punya pengalaman menarik berurusan dengan sang pemilik register 86 ini.

Sebenarnya ini pengalaman saya 3 tahun silam…tatkala saya menjemput istri beserta anak tercinta di Stasiun Kereta Api Senen. Waktu itu musim arus balik lebaran. Sejak menikah dan punya anak… untuk urusan mudik bin pulang kampong serta balik anak istri…saya mempercayakan kepada KAI. Alasan saya…lebih nyaman dibandingkan dengan bus AKAP…terlebih saya pernah punya pengalaman buruk dengan moda transportasi itu. Kadang dalam beberapa kesempatan saya ikut menemani. Tak jarang pula…saya terpaksa memelintir gas roda dua saya mengaspal pantura. Saya menyebutnya “mbiker”. Atau ikut mudik bersama…entah itu dari perusahaan anu atau sponsorship tertentu. Tak pernah sedikitpun terbersit di benak saya…mengajak anak istri mbiker. Menempuh jarak kurang lebih gopek (limaratus @betawi) an kilometer…terlalu berat resiko yg harus ditanggung. Membayangkan saja saya sudah ngeri…! Wah..lebay iki.. :D

Eee…lha malah ngelantur…  :D

Okeee…

Bermula dari stasiun kereta api Senen…saya memboncengkan istri… dengan anak saya dipangkuan nya. Lengkap dengan tas bawaan di kantong semar motor. Wis…pokoke berasa mau mudik. :D .

mudikmotor

Kalau dilihat dari aspek safety…ya jelas ga safety babarblas.! Tapi itulah kenyataanya…saya hanya salah satu contoh dari potret (yg katanya) buram tentang wajah transportasi rakyat yg sebenarnya. Mungkin seperti kebanyakan…saya pun sebenarnya menginginkan transportasi yg nyaman, aman dan terjangkau alias murah. Tapi apa lacur…yg terpampang adalah sederetan berita horor yg menghiasi beberapa media. Ketika transportasi ideal tak kunjung nyata…maka saya mencari solusi riil. Ya…sepeda motor itulah jawaban atas semuanya. Jadi bagi pejuang tentang keselamatan…harap maklum.. :D

Lanjuut…

Sampailah saya disatu traffic light aka lampu merah aka bangjo… Dengan penuh keyakinan saya membelokkan diri ke kiri…daann saya disambut beberapa polisi setelahnya. Damn! Perasaan saya berubah menjadi tidak enak..apakah saya melanggar rambu lalin. Ups! Tunggu dulu…Lokasi traffic light itu sudah sangat saya kenal sebelumnya…rambu yg mana? Ini razia atau jebakan betmen… :D saya melihat hanya ada 4 motor dan beberapa petugas. Perlahan saya menepikan motor saya…

“Selamat sore pak, boleh tunjuk kan surat surat?” kata petugas ramah dan sopan. Saya men-standar samping motor saya. Sudah menjadi kebiasaan…ketika berhadapan dengan razia, saya selalu turun dari motor. Sekedar penghormatan dan tata krama saja. Perlahan saya menyuruh istri agar turun dari boncengan…karena teringat dompet saya taruh di bagasi bawah jok. Ada sedikit suasan repot tercipta. Anak saya pun terbangun dari tidur…walhasil ini sedikit menambah “kerepotan” saya.

Tak lama saya pun menyodorkan SIM dan STNK kepada petugas. Sejenak mengamati motor saya beserta barang bawaan. “Habis mudik?” tanya petugas dan saya pun mengangguk mengiyakan. “Sudah tau salah bapak dimana?” Saya menggeleng tanda tak paham. “Bapak sudah melanggar rambu tak boleh belok kiri langsung”. Ooooohh…saya terdiam.

“Sebentar ya nak, ayah sedang ketemu teman lama” hibur saya ketika melihat gelagat anak mau menangis. Daaann…tidak saya sangka-sangka…sambil mengembalikan SIM dan STNK sang petugas mengusap kepala anak saya. “Anak bapak seperti anak saya yang sudah meninggal” kata petugas. Saya melihat ada sesuatu di kedalaman mata sang petugas… :(

“Ya sudah..,silahkan bapak melanjutkan perjalanan”. Saya hanya melongo tak percaya…dan sambil  mengucap dua kalimat syahadat terima kasih… saya menjabat kosong tangan sang petugas. ”Lain kali lihat betul-betul rambu-rambu” kata petugas menegaskan sebelum benar-benar berlalu.

Perlahan saya pun berlalu dari tempat kejadian…

Dalam perenungan..kadang saya berpikir…kok saya tidak ditilang? Saya kan melanggar rambu lalin, seperti yg didakwakan petugas tadi. Dalam versi saya…secara personal polisi tadi baik sekali…entahlah mungkin aspek sosiality..humanity lebih mengemuka berperan memutuskan. Ternyata masih ada insan baik berjiwa “manusia”. Terlebih di Jakarta yang “elo..elo gue..gue” seperti sudah jadi slogan. Nurani manusia sudah menjadi sedemikian tipis..terkikis oleh gempuran arus modernisasi. Tak percaya? Bukalah majalah dan koran koran metropolitan selebar-lebarnya…akan terpampang jelas…bagaimana hanya masalah rebutan lahan parkir…cucu cucu Adam saling bertumpahan darah.

Tapi secara institusional…polisi tadi jelas tidak baik. Ada pembiaran atas pelanggaran (dengan alasan apapun) yang harusnya diminimalisir.

Karena secara garis komando…hanya dua kata yang boleh terucap “SIAP KOMANDAN!”

Well…entahlah…saya tidak bisa menyimpulkan apa arti sebenarnya dari kejadian itu. Mari nikmati secangkir kopi dan “ngudud” :D

Sensasi mudik bersama KRI Banjarmasin 592…

Untuk meminimalisir laka lantas yang melibatkan pengendara motor aka biker Pemerintah dalam hal ini Departemen Perhubungan telah mengadakan mudik bersama bagi bikers dengan menggunakan moda kapal laut. Jalur yang ditempuh yaitu area perairan antara Jakarta dan Semarang.

Adalah suatu anugerah bagi saya…sedikit dari bagian kaum migran yg berkesempatan mencicipi aroma sensasi berlayar dengan salah satu kapal perang milik Republik ini.

KRI Banjarmasin 592 ??????????????????????????????? KRI Banjarmasin 592 heli dek

KRI Banjarmasin dengan nomor lambung 592. Kapal yang sebelumnya mendadak tenar ke seantero negeri. Sampeyan tentu masih ingat dengan penyanderaan KM Sinar Kudus oleh perompak Somalia beberapa tahun silam? Yooii…berkolaborasi dengan KRI Yos Sudarso dan KRI Halim Perdanakusuma…kapal ini masuk dalam sistem operasi dan sukses mengebiri keberingasan sang bajak laut. Bravo…!!!

Ya…kapal ini diperbantukan atas instruksi Menteri Perhubungan (waktu itu) Freddy Numbery…guna mengangkut penumpang sipil dalam edisi Salaman Lebaran 2011. Sejatinya kapal ini adalah jenis kapal LPD (Landing Platform Dock). Yang priority duty nya mengangkut personil pendukung operasi…logistik dan alat tempur. Dengan dimensi panjang 125m dan lebar 22m…recommended kapal ini sanggup di jejali 500 pasukan 5 helikopter 2 sekoci dan seperangkat alat tempur. Sedangkan dalam pengangkutan mudik kapal ini sanggup menampung massa seribuan dan 500 sepeda motor. Hebatnya lagi…kapal ini asli made in Indonesia…alias buatan putra-putri terbaik bangsa. Wis…jiaaaan mantep tenan.!

Lanjooot…saya akan kupas mangga pengalaman nan langka ini…

Sebelum resmi tercatat dalam manifestasi penumpang KRI…para calon penumpang diharuskan mendaftarkan diri aka registrasi terlebih dahulu. Selain Fotokopi identitas…baik itu KTP ataupun STNK…juga di kenakan biaya 50 ribu per orang. Untuk mudik dari Jakarta ke Semarang…nominal segitu lumayan ekonomis, kan?! Biasanya pendaftaran ditutup sebelum hari pemberangkatan…juga apabila ternyata kuota terpenuhi. Jadi apabila (dilain waktu) sampeyan dapat info dan berminat…langsung saja merapat ke tekape di Kantor otoritas pelayaran Tanjung Priok..soalnya peminat dipastikan membludak.

Nah…saat tiba hari H…sebelum memasuki kapal…kita akan melalui pemeriksaan standard terlebih dahulu. Sinkronisasi identitas dan tentunya ada stempel penyelenggara di bukti pendaftaran…baru kita boleh gasspool…masuk kapal..hehehee.

Rasa takjub saya…begitu menginjak dek kapal. Horang kampong.?! Mungkin! Beberapa kapal memang pernah saya tumpangi…tapi aroma sensasi militeristik KRI benar-benar menyentuh sanubari. Bangga…dan saya yakin sebagian penumpang kala itu pun berfikiran yang sama seperti saya. Wis, pokoke…ga bisa diungkapkan dengan kata-kata…apalagi rangkaian bunga..hehehehee…

Petugas akan mengarahkan dan mengatur posisi parkir motor. O,ya…kalo sampeyan kebetulan pernah juga ikut mudik bersama ATPM (yg motornya dinaik kan ke truk dan sang empu naik bis) pasti akan diminta mengosongkan tangki BBM. Naik kapal ini, sampeyan tak perlu repot menyedot BBM di tangki motor sampeyan. Malahan…sebelumnya isi full tank saja…agar begitu turun kapal langsung gasspooolll…hehehe.

KRI Banjarmasin 592 mudik3 KRI Banjarmasin 592 mudik4 KRI Banjarmasin 592 mudik5

Biasanya akan ada acara seremonial dari instansi terkait lho, sambutan sambutan dan semacamnya…jadi jangan kaget bila sampeyan diharuskan leyeh-leyeh dulu.. :D
Sebelum kapal benar-benar berlayar…Komandan kapal akan menyampaikan beberapa maklumat bin pengarahan, info, seluk beluk serta sejarah kapal…dan juga tata tertib yang harus dipatuhi penumpang kapal. Yoooii…soale iki kapal perang brooo…

Beberapa peraturan yg masih saya ingat diantaranya:

Jaga kebersihan.

Ini standar…tapi penting! Ga dimana mana jg pasti ada himbauan ini…entah di mall, rumah sakit dsb.

Jangan buang sampah di laut!

Waahh…ini manstafff…! Ajakan untuk selalu menjaga lingkungan. Dimanapun. Salute for this rule.!

Dilarang merokok!

Pasti…soalnya kan masih bulan puasa…hehehee.. But…at least…memang jika larangan ini diabaikan, terlalu besar resiko yg harus ditanggung. Lha nek kobongan piye jal…??? Ciloko tenan…!

Don’t touch the instrument!

Waini…harus benar-benar di lapan anam masbroo…! Jangan menyentuh instrument2 yang nemplok di kapal…entah itu tombol..push button dsb.! Soale…bisa saja instrument instrument itu terkoneksi ke radar. Salah bin khilaf kita sampai menombol…bisa bisa mengacaukan sistem navigasi…wah…ya bisa runyam!

Gunakan air tawar secukupnya.

Kapal ini memang ready air tawar dalam jumlah besar..tapi bukan berarti kita bisa pakai sepuasnya. Kalau perlu malah, untuk urusan cuci muka atau gosok gigi…kita pakai air mineral bawaan kita sendiri.
Tentunya kita cukup dan harus tahu dirilah…ibarat kata..kita ini kan tamu yg tetap harus menghormati sang empu nya rumah beserta rulesnya. Ya nggak?! Ya nggak?! Ting!

Selama dalam perjalanan..apapun suasananya…nikmati saja. Soalnya, sampeyan akan menempuh hidup baru, rute selama 2x makan sahur alias 2 malam. Waduuuuuhhh…lama amir yak? Lumayan lama dan disinyalir bisa menipiskan pant**t… :D untuk rute sepanjang 500an km. Yooii brader..karena kecepatan kapal hanya boleh 10 knot…sekitaran 19an km/jam. Sebenarnya top speed katanya sanggup menembus 15 knot. Usil saya membatin…Kalo memang ingin benar2 ngebut…barangkali mungkin memang harus di bore up mesin kapalnya…hehehee #iniNgaco.

Juga…komunikasi dengan dunia luar…atau dunia maya…bahkan dunia gaib…akan terputus.! Jangan berharap anda bisa berhalo hallooo alias telpunan atau sms an selama di kapal ini..atau pesbukan, twitteran… soalnya kaga ada signal provider yg sanggup menjangkaunya..satu strip bar pun. Tapi jangan kuciwa..tetep disediakan fasilitas…kalau cuma untuk nge-charge hp… :D

Untuk membunuh kebosanan selama di kapal.,sampeyan bisa jalan jalan ke beberapa bagian kapal..yg diperbolehkan petugas tentunya.

KRI Banjarmasin 592 mudik1

Dek helii adalah tempat favorit saya…selain angin nya kueenceng (kutu rambut pun bisa terbang) :D … juga lokasi yg pas manstaff buat bernarsis ria..hehehee. Di dek helii juga…diadakan sholat Tarawih berjamaah. Asooy geboy cooy…ditemani deru angin laut.,ibadah jadi tambah khusyuk. Tapiiiii…sekedar pengingat aja..sampeyan kudu waspada dan hati-hati dengan factor balancing aka keseimbangan tubuh…lha piye to..? Soalnya…kadang kadang terpaan ombak yang menghantam badan kapal terasa agak sedikit bikin limbung. Kalau pas gerakan sujud ra majsalah…lha nek pas berdiri…wah..bisa bisa sholat berjamaah berganti dengan ambruk berjamaah..heheheheheee.

Di area ini juga…malamnya sampeyan akan disuguhi sajian nobarkop. Opo kuwi?  Nonton bareng bioskop. Sebelumnya di dahului dengan film dokumenter tentang riwayat sang kapal beserta prestasi dan reward nya… Masih terbayang di ingatan saya…bagaimana sang KRI Banjarmasin menekuk si perompak Somalia. Wis…jiaaan…tak sadar jiwa nasionalisme saya naik ke level maksimum…heheheee…

KRI Banjarmasin 592 mudik2

Atau juga sampeyan bisa berkenalan dengan petugas kapal yang kebetulan sedang off alias tidak sedang piket. Ketika saya bekesempatan berbincang dengan salah satu kadet ini…jujur saja agak grogi bin ga pede..hehehee.. Eaaalaah…jebule wonge humoris tenan. Saya masih ingat…betapa beliau dengan suara tegas dan spirit berapi api menceritakan hal ihwal pembebasan KM Sinar Kudus. Yoooii..beliau tergabung dalam tim penyelamat yang personilnya rata rata masih muda bin gagah perkasa.
Good job, sir!

Berhubung event ini terselenggara akhir Ramadhan…so masalah makan sahur plus buka puasa bijimane? Don’t worry be happy broo…pasukan elite divisi dapur selalu stand by meracik menu…alias memang sudah di planning. Sampeyan tinggal antri tertib…so pasti dengan menunjukkan bukti confirm registrasi yg didapat sewaktu masuk kapal. Jadi…sampeyan ga perlu repot nyemplung ke laut guna berburu ikan…heheheheee

Nah.,lha kalo kebetulan sampeyan bawa istri dan anak kecil…masalah tidur bagaimana? Disediakan kamar prajurit untuk dimanfaatkan…ups jangan salah masbroo…fasilitas ini lebih diprioritaskan bagi ibu-ibu dan anak balita. Tapii..lebih baik istri dan anak sampeyan..persiapkan diri dengan selimut…soale..ini kamar uadeeem poolll..katanya berasa masuk depot es. Ceessssss!!! Lha njur bapake ning ngendi?! Ya..sila ndlosor dan berbaring se kreatif mungkin di geladak kapal…hehehehehe…

Nah…tiba saatnya kapal menepi dan berlabuh. Mendadak seluruh penghuni kapal dilanda kesibukan luar biasa…berkemas mempersiapkan diri untuk kembali ke darat. Jangan memaksa tempat dan waktu alias terburu buru. Santai saja…toh ini bukan angkot…yg kalo menurunkan penumpang..kaki belum sempurna napak tanah…sopir udah gas lagi. :D Beberapa petugas tampak sigap mengatur barisan para bikers. Sebelum saya benar benar meninggalkan kapal…sejenak saya hampiri salah satu petugas. Sekedar bersalaman dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Tak lupa saya juga menyampaikan Salam Lebaran Minal Aidin wal Faidzin dan selamat bertugas…

Mendaratkan dua roda motor saya di tepi pelabuhan Tanjung Emas Semarang…petugas mengarahkan bikers ke beberapa kelompok. Oooohhh…rupanya petugas menyediakan diri mengawal bikers sampai ke perbatasan kota…yang terbagi dalam tiga rombongan besar. Timur…selatan dan barat. O,ya…sekedar info saja…ga semuanya bikers berdomisili di Semarang lho…ada yg ke barat..(Kendal, Pekalongan, Pemalang, Brebes dsb.) Atau selatan…(Solo.dan seputaran) malahan ada yang di kota kota di Jawa Timur…. Thank’s Sir!

KRI Banjarmasin 592 mudik

Itulah kesan berkesan saya selama menumpang KRI Banjarmasin 592. Suatu pengalaman yang cethar membahana… :D yang tetap mengisi jiwa.

Bahwa saya BANGGA punya TNI-AL… Jalesveva Jayamahe!

Adakah sebagian pembaca yang pernah “nyangkut” di KRI ini?

Inikah ulah dealer nakal…???!

Dua hari yang lalu, saya benar-benar menghadapi kenyataan setengah pahit.. Karena tak tahan mendengar jeritan hati sang kuda besi.,saya memutuskan membawanya ke sebuah klinik pengobatan khusus bagi peminum BBM ini aka bengkel. Pilihan saya jatuh ke sebuah Dealer resmi..dan itu bukan tanpa pertimbangan tentunya. Selain lokasinya yang dekat dengan kantor…juga you know lah..biasanya yg resmi-resmi itu sepertinya lebih nyaman..aman terkendali.

Langsung ke TKP…siang itu divisi bengkel aka service agak sepi. Line service yg sekitaran 7 space…terisi hanya 2 motor yg perlu penanganan. Sedikit gamang dan berat hati…jika melihat bengkel yg pasien nya tidak antri alias sedikit. Berbagai praduga miring bertebaran memenuhi isi kepala. Tapi…sudahlah..,bergegas saya menghampiri mekanik dan menyampaikan keluhan tunggangan…dan sang montir pun dengan gaya manggut-manggut..cepat merespon dengan mengeluarkan tool lengkap..dan dimulailah pembedahan ringan. Yaaa..sekedar penggantian part kampas kopling.

servis servis 1

Sementara motor dalam pengobatan..saya menunggu sambil lihat-lihat (brosur) motor yg terdisplay rapi. Yah..namanya lihat ga bermaksud beli…tetep rasane ga semangat blas. Kecut rasa dompet melihat motor cakep bertebaran.hehehee… Tak menunggu lama…akhirnya perbaikan motor saya selesai. Segera saya bergegas ke kasir. Apaaaaaahhhh….!!! Terperanjat saya melihat total nominal yg musti saya tunaikan..

dealer

Ediiyaaan tenan..!!! Tak ragu saya pun mencoba mengklarifikasi kan ke kasir tsb…dan jawaban sang kasir tetap tak bergeming..“Memang segitu pak harganya”. Dalam kegalauan…saya pun (dengan berat hati tentunya) membayar lunas…dan perlahan terdengar tangisan dari dalam dompet…. Wasyeeeem…!!!

Sesampai di kantor…cepat sekali tangan mengarahkan kursor mouse ke sebuah site ATPM. Scrolling…dan whoaaaaaaa…terdapat perbedaan harga yang cukup signifikan antara Dealer dengan Pabrikan. Ini pemerasan.!!! Tak bisa didiamkan..!!!

part catalogue

Berbekal print out dan data valid dari site pabrikan…bergegas saya kembali ke dealer tersebut. Saya harus klarifikasi kan hal tak enak ini..kalau perlu sama GM nya. Bersiap saya akan melakukan diplomasi stadium akhir…. Dan singkat cerita…uang yang menjadi selisih memang kembali ke tangan saya yg berhak..dan dompet saya pun kembali tersenyum…hehehe…

Sebenarnya atas kejadian ini bukan uang yg membuat saya kecewa…tapi sebentuk niat nakal dealer untuk membodohi dan mengelabui konsumen. Entah apa yg terjadi jika hal ini menimpa saudara kita yang papa…tukang ojeg misalnya…yang kadang buat nutup setoran harus menambah jam mangkalnya.,dalam keterpaksaan pengadaan motor sebatas fungsional…(Maaf..kepada saudara saya tukang ojeg…anda saya jadikan hanya sebagai ilustrasi)…Atau jika menimpa saudara kita commuter lintas Jabodetabek yg motornya mendadak trouble…wis ra iso komplen…lha wong adoh(jauh).

So…jika sampeyan mengalami kejadian mirip-mirip diatas…segeralah selesaikan dengan asas kebenaran dan tentunya berdasar data valid. Dan kalau dirasa perlu…sampaikan keluhan sampeyan ke pihak ATPM terkait. Saya yakin…terlalu beresiko jika pabrikan mengabaikan komplain konsumen…karena ini menyangkut nama besar dan harga diri sebuah brand.

Ingatlah…

“Karena nila setitik, rusak susu sebelanga”.

Think smart!